Apa itu Front dalam Meteorologi

Dalam mempelajari meteorologi atau gejala cuaca tentu sering kita dengar istilah "front". Front adalah batas transisi antara 2 massa udara. Front di klasifikasikan berdasarkan tipe massa udara tersebut apakah bersifat dingin atau panas yang menggantikan satu sama lain. Sebagai contoh front dingin adalah batas massa udara dingin yang menggantikan massa udara hangat sedangkan front panas adalah batas massa udara panas yang meggantikan massa udara dingin.


Front banyak terjadi di daerah lintang tinggi sekitar lintang sedang. Front mengakibatkan terjadinya perbuahan cuaca yang ekstrem dan sering menciptakan hujan badai.
Front dibedakan menjadi 5 jenis yaitu:
1. Front panas (warm front)
2. Front dingin (cold front)
3. Front campuran (occluded front)
4. Front stationer (stationary front)
5. Front siklon (cyclone front)

Front tersebut digolongkan berdasarkan temperatur udara dan dominasi udara yang terjadi. Setiap front memiliki karakteristik yang berbeda.

Front panas terjadi ketika massa udara panas menggilas seketika udara dingin. Front seperti ini terjadi seperti proses udara naik di pegunugan sehingga terbentuk kabut dan hujan gerimis berkepanjangan. Front panas memiliki massa udara  hangat dan kelembaban tinggi. Front panas memiliki kecepatan lambat sekitar 10 -25 mil/jam. Ketika massa udara hangat naik maka lambat laun akan mengalami pendinginan dan terbentuk awan hujan. Ketika front panas berlangsung, sering terjadi hujan gerimis selama 2 - 3 hari dan terbentuknya awan cirriform dan stratiform. 


Front dingin terjadi ketika massa udara dingin menggilas seketika massa udara panas. Front ini menunjukkan wilayah dimana udara dingin yang bersifat kering, dingin dan labil mendorong udara hangat. Front dingin bergerak lebih cepat dibandingkan front panas dan sering mengakibatkan perubahan cuaca yang lebih drastis daripada front panas. Udara dingin memiliki densitas lebih besar (lebih padat) dibanding udara panas sehingga secara cepat menggantikan keberadaan udara panas di daerah front. Selam kegiatan front dingin sering terjadi pembentukkan awan cumulonimbus dan cumulus yang mengakibatkan terjadinya hujan besar, kilat dan badai selama 2 -3 hari.


Front campuran terjadi apabila massa udara dingin bertemu dengan massa udara panas sehingga massa udara dingin akan mengambil alih lokasi massa udara panas. Pada front ini udara dingin akan lebih mendominasi sehingga karakteristiknya mirip front dingin. Terdapat dua jenis front campuran di atmosfer dan temperatur udara sangat menentukan front campuran jenis mana yang lebih dominan. Front oklusi dingin terjadi ketika front dingin bergerak cepat dan mengambil alih lokasi front panas dimana udara pada front panas lebih bergerak lambat atau ketika front dingin menyelusup ke bawah front panas. Ketika hal ini terjadi maka udara dingin akan mengganti massa udara hangat di atmosfer. Secara khusus front campuran jenis ini dapat menciptakan sebuah percampuran dari udara yang ditemukan pada kedua front sehingga kondisi udara relatif stabil.



Front stationer terjadi ketika dua massa udara baik dingin maupaun panas tidak cukup  kuat untuk mendorong front satu sama lain sehingga udara tidak bergerak. Kondisi cuaca di sepanjang front stasioner ini umumnya cerah atau sedikit berawan, dengan udara yang jauh lebih dingin disalah satu sisi. Hal ini disebabkan karena kedua massa udara relatif kering dan tanpa presipitasi. Tetapi front tersebut tak berlangsung lama. Jika udara yang lebih hangat mulai bergerak dan mendorong udara dingin, front tak lagi dalam kondisi stasioner, kondisinya akan berubah menjadi front panas. Begitu pula ketika udara yang lebih dingin mendapat daya dorong yang lebih kuat, maka kondisi akan berubah menjadi front dingin dan udara hangat tersebut akan tergeser. 



Front siklon adalah daerah front dimana terjadi pertemuan dua massa udara yang berbeda kekuatan dan karakter. Siklon frontal merupakan bentuk front yang terjadi dalam keadaan khusus. Depresi frontal dalam tahapan paling berkembang dapat berupa badai besar yang lebarnya mencapai 1600 km (1000 mil) dan dapat bergerak sejauh ribuan kilometer (mil), membawa cuaca penuh badai yang sangat mudah berubah arah ke berbagai tempat sebelum akhirnya menghilang. Front bergerak digambarkan di peta cuaca sebagai garis lengkung. Front siklon sering terjadi di daerah lintang tinggi sekitar kutub dan lintang sedang.




Gambar dibawah ini menujukkan peta cuaca Amerika Utara dengan aktivitas front disekitarnya.

Gambar:

5 Responses to "Apa itu Front dalam Meteorologi"

  1. klau saya sihh di IPA gk belajar beginiian >:o
    #tp gpp
    baca dikit ah #nammbah ilmu #heheheheh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya lumayan nambah referensi materi.selamat belajar

      Delete
  2. Sangat bermanfaat, dapat menambah wawasan tentang pendidikan . Terima kasih banyak

    ReplyDelete