Menghitung Sex Ratio dan Dependency Ratio

- October 08, 2013
Bagi kamu yang sudah masuk kelas XI Sosial tentu sekarang ini sudah masuk materi kependudukan dalam bab Antroposfer. Di dalam bab ini kamu akan mempelajari seputar perhitungan-perhitungan dasar tentang kependudukan.
Sebelumnya mungkin kamu sudah mengenal apa itu komposisi penduduk biologi?. Komposisi penduduk biologi adalah pengelompokan penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin. Untuk apa kita mengelompokkan penduduk secara bilogis tersebut? Salah satunya adalah untuk menghitung angka sex ratio dan dependency ratio.

Baca juga:
Dampak positif negatif pariwisata
Cara menjawab soal konsep geografi di UN


Sex ratio adalah angka yang menunjukkan perbandingan antara penduduk laki-laki dengan penduduk perempuan dalam suatu wilayah/negara. Sedangkan dependency ratio adalah angka yang menunjukkan beban ketergantungan penduduk usia produktif pada suatu wilayah. 

Untuk menghitung sex ratio kita gunakan rumus dibawah ini:
Sex Ratio = jumlah penduduk laki-laki   x 100
                 jumlah penduduk perempuan
Sedangkan untuk menghitung dependency ratio kita gunakan rumus dibawah ini

Dependency Ratiojumlah penduduk usia non produktif   x 100
                                   jumlah penduduk usia produktif 
Ket : usia non produktif adalah usia 0- 14 tahun dan usia +65 tahun, usia produktif adalah usia 15 - 64 tahun

Contoh jika diketahui tabel komposisi biologis sebagai berikut
Berapakah angka sex ratio dan dependency rationya?
Sex ratio = 2238/2317 x 100 = 96,6
jadi dalam 100 orang perempuan terdapat 96,6 laki-laki
Dependency ratio = 47 + 4878/2699 x 100 = 182,4
jadi setiap 100 orang usia produktif menanggung beban 182 orang penduduk non produktif 

Itulah sedikit pembahasan mengenai sex ratio dan dependency ratio, semoga bermanfaat bagi yang membacanya. 
Baca juga: Wajib Tahu!, Batas Geografis NKRI

Jika ketergantungan penduduk produktif masih tinggi maka tingkat kesejahteraan penduduk bisa semakin menurun karena pendapatannya dibagi ke orang yang ditanggung. Baca juga: Menghitung angka partisipasi kerja 
Comments
11 Comments

11 komentar

avatar

maaf,kalau misalkan jumlah masyarakatnya kurang dari 100,apa ttp sja dikalikan 100?? mohon dijawab :)

avatar

kaya nya masih karena itu angka konstan...

avatar

referensi nya apa tu gan..tentang dependency ratio

avatar

ya dari buku geografi, dmeografi, banyak ,,

avatar

terima kasih bnyak buat infonya. tp bagaimana jika jumlah penduduk berdasarkan golongan usianya ada yang nol, misalnya: di kelurahan A penduduk berumur 70-75 laki-laki 2 org dan perempuan tidak ada (0 org) atau sebaliknya. bagaimana dgn kasus demikian?? terima kasih.

avatar

terima kasih bnyak buat infonya. tp bagaimana jika jumlah penduduk berdasarkan golongan usianya ada yang nol, misalnya: di kelurahan A penduduk berumur 70-75 laki-laki 2 org dan perempuan tidak ada (0 org) atau sebaliknya. bagaimana mencari sex rationya dgn kasus demikian?? terima kasih.

avatar

kalau kasus seperti itu mungkin saja rasionya bisa 2:0 saja, tapi nampaknya SR ini lebih cocok untuk total populasi tanpa diklasifikasikan dulu menurut umur. itu pendapat sya saja.trims

avatar

Kalau misalkan pake nya kelas. Jumlh laki-laki 208 dan jumlah perempuan 567 depedency rasio nya bagaimana

avatar

Saya mau tanya dimisal kan, jumlah laki-laki dalam satu kelas 208 dan perempuan 567 tentukan depedency rasio nya tapi tidak pake umur

avatar

kalau berdasarkan ktentuan harus memuat umur produktif dan yang non produktifnya, kalau hanya jenis kelamin saja nampaknya tidak bisa.

avatar

good article


http://www.sinidomino.com/

Berkomentar dengan bahasa yang baik ya!

 

Start typing and press Enter to search

close
Banner iklan disini