Librasi Bulan Dan Bentuk Semu Bulan

Ada dua macam librasi yang penting, yaitu librasi paralak dan librasi lintang.
Librasi paralak adalah librasi yang terjadi akibat adanya perbedaan garis lintang dari pengamat,pada saat melihat bulan
Librasi lintang terjadi akibat bidang yang melewati sumbu bulan tidak tegak lurus terhadap lintasan peredaran bumu terhadap matahari.Untuk jelasnya lihat gambar berikut ini:

Librasi Bulan Dan Bentuk Semu Bulan
Bentuk Semu Bulan

Bulan pada kedudukan pertama, merupakan bulan purnama. Ia terbit pada saat matahari terbenam'dan bulan itu terbenam pada saat matahari terbit.
Bulan pada kedudukan kedua merupakan bulan pada akhir minggu ke-3 (suku akhir). Bulan itu terbit tengah malam, dan ketika matahari terbit, bulan itu terdapat tinggi di langit.
Bulan pada kedudukan ketiga merupakan bulan.pada akhir minggu ke-4 (bulan gelap). Bulan ini terbit bersama-sama ketika matahari juga terbit, dan terbenam ketika matahari terbenam.
Bulan pada kedudukan keempat merupakan bulan pada akhir minggu ke-1 (suku pertama). Bulan terbit kira-kira 6 jam setelah matahan terbit, dan bulan terbenam sekitar .6 jam setelah matahari terbenam. Jadi, dan bumi bulan kelihatan selalu berubah- ubah. Dari kecil (sabit tipis) makin besar dan akhinya bulat penuh. Setelah itu makin berkurang, akhirnya hilang. Demikian terus-menerus.Hal itu terjadi Karena buan berputar mengelilingi bumi,dan bersama-sama bumi mengelilingi matahari

Librasi Bulan Dan Bentuk Semu Bulan

Demikian Penjelasan tentang Librasi Bulan Dan Bentuk Semu Bulan.Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi bahan pelajaran

0 Response to "Librasi Bulan Dan Bentuk Semu Bulan"

Post a Comment